Aku ingin melihat pemandangan ini. Bersama mu. Di waktu esok dan selamanya. Hingga maut memisahkan kita. Hingga rambut kita mulai memutih. Hingga nafas telah terengah. Hingga kulit tak lagi kencang. Hingga gerak tak lagi cepat. Hingga pandangan tak lagi fokus. Hingga pendengaran tak lagi normal.
Sayu mata mu membuat bibir ini berhenti berucap. Yang ingin ku katakan hanyalah aku mencintai mu.selamanya.. ajari aku untuk tetap mengingatmu. Ajari aku untuk tetap menatap mata indah mu itu. Karena di dunia yang sempit ini, hanya ada mata yang paling indah. Yaitu mata mu. Mata yang pernah melihat keagungan dunia bersamaku. Mata yang pernah menangis saat aku tak lagi di sisi mu. Mata yang pernah menatap ketidak sempurnaan ku. Bahkan berdua kita jalani hari demi hari, warna demi warna. Menggenggam erat tangan mu. Dan tak kan pernah ku lepaskan.
Mungkin fajar akan tenggelam hari ini, namun sinar nya kan memantulkan pada rembulan. Seperti akan berucap suatu kalimat dimana tidak akan ada umat insan yg mengerti. Itulah cinta yang semestinya tidak bisa diungkapkan dengan kata - kata. Yang tidak bisa di agungkan begitu saja dengan kalimat. Yang tidak akan bisa dipahami.
Aku tidak ingin waktu berlalu saat aku bersama mu. Aku ingin menghentikan waktu dimana kita berdua sedang bersama. Saling memahami arti kebersamaan. Saling menyayangi satu sama lain. Aku tidak mengerti alasan kenapa aku begitu mencintaimu. Begitu senang melihat mu berada di dekat ku. Dan aku merasa tenang melihat senyummu.
Anita Indriasari | 19 / 06 / 2015
Jumat, 19 Juni 2015
Bersamamu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar