Minggu, 24 Juli 2011

Insya Allah


Setiap detik kau dalam kebuntuan 
terasa sunyi dan keseorangan

yang kau lihat malam dan kegelapan
tiada daya dan arah tujuan
usah ragu dan putus harapan
kerna allah sentiasa disisimu
InsyaAllah..
InsyaAllah..
InsyaAllah..
kau temui jalanmu

setiap detik kau tersalah langkahmu
kau sangka kau sudah  terlewat waktu
kau keliru dengan keputusanmu
menghantui jiwa dan rasa terhina

usah ragu dan putus harapan
kerna allah sentiasa disisimu
InsyaAllah..
InsyaAllah..
InsyaAllah..
kau temui jalanmu


Ingati Allah yang tak pernah jauh
percaya padaNya dan teruskan berdoa
ooo Ya Allah
bimbinglah aku ke jalan sinarmu
Kau satu-satunya penyuluh sinarku
tunjukkan aku...
jalan redhamu...
jalan rahmatmu..

InsyaAllah..
InsyaAllah..
InsyaAllah..
kita temui jalannya....


كل مرة كنت تشعر وكأنك لا يمكن ان يستمر
فقد كنت أشعر بذلك
ذلك بأن ما تتمتعون به وحده
كل ما عليك هو هو رؤية الليلية
والظلام في كل مكان
تشعر بالعجز
لا يمكنك معرفة أي وسيلة للذهاب
لا اليأس والأمل أبدا فضفاض
السبب الله دائما الى جانبكم


Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can’t see which way to go
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side


हर आप लगता है कि आप की तरह पर नहीं जा सकते
तुम इतना खो लग रहा है
वह अपने बहुत अकेला
आप देख है रात है
और चारों ओर अंधेरा
तुम इतना असहाय महसूस
तुम जाने के लिए जो रास्ता नहीं देख सकते हैं
निराशा और आशा ढीले कभी नहीं मत करो
क्योंकि अल्लाह हमेशा अपने पक्ष द्वारा है


毎回あなたがに行くことができないように感じる
あなたはとても喪失感を味わう
あなたのように単独でその
あなたが見るれるすべてです。
すべての周り
あなたはとても無力感を覚える
あなたが行くどの方法で見ることができます。
絶望決して緩い希望はしないでください
アッラーがあなたの側面によって常に引き起こす


每当觉得你不能去
你觉得因此失去
如此孤独
看到是夜
各地和黑暗
感到很无助
你不能看到哪个方向走
不要绝望,永不松动希望
因为安拉是永远在你身边


Cada vez que siente que no puede seguir
Usted se siente tan perdido
Que tan solo el
Todo lo que se ve es la noche
Y la oscuridad por todas partes
Te sientes tan impotente
Usted no puede ver el camino a seguir
No se desespere y no perder la esperanza
La causa de Alá es siempre a tu lado
   

Sabtu, 23 Juli 2011

15 september 2010

Diary Depresi Ku
Karya: Anita Indriasari
aku, seorang anak yang tertatih
mengikuti langkah ayah dan ibunya
aku, seorang anak yang mencoba tak mau tahu
tentang mereka yang kerap berteriak satu sama lain
tak jarang mencaci, lalu menangis


sulitkah menjadi dewasa ?
sulitkah membendung ego ?
apa lagi yang mereka cari di usia senja ?
apakah tak ada bahagia di tengah-tengah kami, anak-anaknya ?

aku merasa mual, mengetahui ini
tak hanya mual, aku pusing, dan merana
aku ingin mereka, aku tak ingin memilih
tapi aku bungkam dan mati rasa

aku benci begini... aku bingung seperti ini
ketika cinta sudah tak ada, ketika sayang menjadi nista
aku terpuruk, bimbang dalam harapan
ragu dalam sebuah ikatan :'(

I Loved My Dad

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…
AKU BRSYUKUR MEMILIKI SEORANG AYAH YANG SANGAT MENYAYANGI KU.
AKU BANGGA PADA MU AYAH!
AYAH YANG TEGAS..
AYAH YANG SELALU JADI TMN CURHAT Q.AYAH YG RAJIN BELIIN MASKER PAS AQ JERAWATAN.AYAH YG S'T INI MNJDI IBU JG.LOVE U DAD!!

Many thanks to Allah

By: Anita Indriasari
I asked for Strength..
And Allah gave me Difficulties to make me strong...
I asked for Wisdom..
And Allah gave me Problems to solve...
I asked for Prosperity..
And Allah gave me Brain and Brawn to work...
I asked for Courage..
And Allah gave me Danger to overcome...
I asked for Love..
And Allah gave me Troubled people to help...
I asked for Favours..
And Allah gave me Opportunities...
I received nothing I wanted..
I received everything I needed...

Senin, 18 Juli 2011

For Him

telah kudengarkan cerita dari kamu dan akupun mengerti perasaanmu.  teruskanlah bernafas jalani hidupmu yakini takdir cinta terbaik untukmu.
anggap semua ini mimpi di malam hari dan engkau telah terbangun  menyadari. hilangkan rasa sepi yang hinggap di dalam hati karena  senandung ini menemani.
tetaplah nyalakan lilin harapanmu, biarkan sinarnya terangi hatimu.  hingga kau temukan cinta sejatimu, yang telah terpilihkan untukmu.
jangan tenggelam rasa hatimu di dalam luka, karena sebuah cinta yang  tak ada. pasti ada hikmah di balik ini semua harusnya kita mengerti dan  memahaminya.
tetaplah nyalakan lilin harapanmu, biarkan sinarnya terangi hatimu.  hingga kau temukan cinta sejatimu, yang telah terpilihkan untukmu.
♥_♥