Siang ini dimeja kerjaku. Aku ingin menulis. Entah kenapa aku hanya ingin menulis. Saat jam 12.50 siang hari dengan cuaca panas dan mendung secara bergantian. Aku ingin menulis puisi untukmu. Karena setelah film "Dilan 1990" yang di putar di bioskop beberapa waktu lalu dan kita tonton, aku jadi ingin memulai menulis lagi. Setelah satu tahun kebersamaan kita. Dan juga setelah beberapa bulan kita tidak bersama. Aku hanya ingin kau tahu, perasaan itu tetap sama. Sama seperti awal pertemuan kita dan postinganku 11bulan terakhir. Ya.. Selain aku lupa password email blogger ku aku juga bisa dibilang jarang ada waktu karena fokus skripsi. Sekarang aku ingin mulai menulis lagi. Tentang aku, kamu, dia, hidupku, dan semuanya.. Rasanya seperti menggerus obat saat sakit.😅 Hanya saat sakit saja menggerus obat, sejarang itu sakit,dan se jarang itu menggerus obat. Ahh sudahlah..
Ingatan itu kembali, saat pertama aku menelepon mu, saat aku bilang,"aku sebenarnya juga suka kamu saat SMP", saat aku ingin kamu ke Kota Batu, aku ingat semua hal. Hanya karena ego ku saja semua keindahan itu berakhir terlalu cepat. Jujur aku tidak ingin mengakhiri. Namun keputusan ku tetap pada pendirian. Bukan karena aku sudah tidak sayang lagi, kalau dibilang masih sayang, masih. Masih berat, masih. Masih ingin memiliki, aku rasa tidak. Terlalu jauh dan aku tidak mau ada yang tersakiti lagi. Kepercayaan mu oleh hal hal kejawaan menjadikan ku seperti sekarang. Dan nampaknya aku juga mulai percaya. Hahaa.. Sudahlah Khow.. Aku bingung. Intinya terimakasih telah merenovasi ku seperti sekarang ini. Aku bisa diterima nya karena kamu juga. Tulisan ini buat kamu, yang belum sempat terlupakan. Yang aku beri judul Khowwas 1.
Kehilanganmu mungkin membuatku berfikir
Betapa aku menyesalinya
Betapa aku harus merelakanmu pergi
Betapa aku terlalu egois dalam mengambil keputusan
Waktu tetap berjalan
Air terus mengalir
Dan aku... Tetap menyimpan rasa itu
Tetap sama..
Seperti dulu..
Ingatan itu kembali, saat pertama aku menelepon mu, saat aku bilang,"aku sebenarnya juga suka kamu saat SMP", saat aku ingin kamu ke Kota Batu, aku ingat semua hal. Hanya karena ego ku saja semua keindahan itu berakhir terlalu cepat. Jujur aku tidak ingin mengakhiri. Namun keputusan ku tetap pada pendirian. Bukan karena aku sudah tidak sayang lagi, kalau dibilang masih sayang, masih. Masih berat, masih. Masih ingin memiliki, aku rasa tidak. Terlalu jauh dan aku tidak mau ada yang tersakiti lagi. Kepercayaan mu oleh hal hal kejawaan menjadikan ku seperti sekarang. Dan nampaknya aku juga mulai percaya. Hahaa.. Sudahlah Khow.. Aku bingung. Intinya terimakasih telah merenovasi ku seperti sekarang ini. Aku bisa diterima nya karena kamu juga. Tulisan ini buat kamu, yang belum sempat terlupakan. Yang aku beri judul Khowwas 1.
Kehilanganmu mungkin membuatku berfikir
Betapa aku menyesalinya
Betapa aku harus merelakanmu pergi
Betapa aku terlalu egois dalam mengambil keputusan
Waktu tetap berjalan
Air terus mengalir
Dan aku... Tetap menyimpan rasa itu
Tetap sama..
Seperti dulu..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar